Kalian tahu nggak sih, properti yang ada di dekat tempat kursus bahasa tuh punya potensi keuntungan yang sering banget dilupakan orang? Nggak kayak properti dekat kampus yang harganya udah mahal setinggi langit, properti di sekitar tempat kursus bahasa asing ini masih sering diremehin. Padahal, bisa jadi mesin uang diam-diam.
Alasan Ngapa Properti Dekat Kursus Bahasa Bikin Cuan
Pertama, kursus bahasa itu biasanya berlangsung minimal 3 bulan. Artinya, penyewa bakal stay cukup lama. Nggak cuma seminggu dua minggu. Kedua, yang ikut kursus bahasa tuh biasanya orang-orang serius mau upgrade skill, baik buat kerja maupun kuliah di luar negeri. Mereka lebih stabil secara finansial.
Gw punya contoh nyata nih. Temen gw punya kosan di daerah Kebayoran dekat tempat kursus bahasa Prancis. Tarifnya dia naikin 15% dari kosan sejenis di area itu, tetep aja selalu penuh. Alasannya? Murid kursus bahasa kebanyakan anak orang mampu yang dikirimin ortu buat les. Mereka lebih milih tempat yang dekat dari pada harus nyari lebih murah tapi jauh.
Yang lebih mantap lagi, properti dekat kursus bahasa jarang banget sepi. Kalau dihitung, rata-rata okupansi bisa nyentuh 90-95%. Bandingin sama kosan biasa yang kadang sepi pas liburan semester. Kursus bahasa itu jadwalnya nggak ikut kalender akademik. Masih jalan terus!
Nah, sekarang pertanyaannya: kenapa banyak yang nggak kepikiran bisnis model gini? Mungkin karena tempat kursus bahasa nggak se-terlihat kampus atau perkantoran. Padahal, penghasil duitnya nggak kalah stabil lho.
Satu tips dari gw: cari tempat kursus bahasa yang banyak dikunjungi profesional muda. Misalnya dekat tempat kursus bahasa Inggris buat persiapan tes TOEFL atau IELTS. Mereka biasanya lebih melek finansial dan mau bayar lebih demi kenyamanan. Hitung aja, kalau kamar kos biasa di daerah itu 2 juta, kamu bisa tarif 2,3 juta asal kasih fasilitas tambahan dikit kayak wifi kenceng atau cleaning service seminggu dua kali.
Jangan lupa juga untuk liat tempat kursus bahasa asing khusus anak-anak. Ini pasar yang jarang banget dilirik. Orang tua biasanya mau keluar duit lebih biar anaknya nggak capek di jalan. Properti dekat tempat kursus bahasa anak-anak cocok banget buat dijadikan apartemen harian atau guest house kecil.
Yang bikin makin menarik, properti model gini harganya belum naik gila-gilaan kayak daerah kampus. Kamu bisa nego harga yang masih masuk akal. Bayangin aja kalau 5 tahun lagi tempat kursus itu makin terkenal, pasti nilai tanahnya bakal meroket. Double profit!
Sekarang coba tebak, berapa banyak orang yang udah baca artikel ini langsung buka Google Maps buat nyari lokasi tempat kursus bahasa di kotanya? Nggak banyak kayaknya. Nah, itu artinya peluang kamu masih besar banget. Jadi, tunggu apa lagi?